KEPULAUAN SERIBU, SPOT WISATA BUDAYA, SNORKELING DAN CAMPING DI KERAJAAN BURUNG

Provinsi DKI Jakarta memiliki wisata alam andalan yang tidak kalah menariknya dengan daerah-daerah lain. Kepulauan Seribu, salah satu Kabupaten di DKI Jakarta, mencakup wilayah dengan gugusan kepulauan di Teluk Jakarta. Hanya berjarak sekitar 45 kilometer atau sekitar tiga jam perjalanan dari Jakarta.

Meski dinamakan Pulau Seribu, namun jumlah pulau-pulau di Kepulauan Seribu hanya 342 pulau, termasuk pulau-pulau pasir dan terumbu karang yang berjumlah 158 pulau. Tidak semua pulau di Kepulauan Seribu berpenghuni. Sekitar 11 pulau yang berpenghuni seperti Pulau Untung Jawa, Pulau Pari, Pulau Lancang, Pulau Tidung Besar, Pulau Tidung Kecil, Pulau Pramuka, Pulau Panggang, Pulau Harapan, Pulau Kelapa, Pulau Kelapa Dua dan Pulau Sebira.

Pulau Pari

Pulau Pari merupakan salah satu pulau favorit dari beberapa pulau di Kepulauan Seribu. Letaknya tidak terlalu jauh dari Ibukota Jakarta. Hanya butuh perjalanan selama 2 jam dari Pelabuhan Kali adem yang terletak di Muara Angke atau perjalanan sekitar 1 jam menggunakan speedboat dari Marina Ancol.

Pulau Pari memiliki hamparan pasir putih dengan air yang jernih kehijauan. Terdapat pula pulau-pulau kecil berwarna hijau yang indah.

Pulau Tidung

Pulau Tidung terletak di kecamatan Kepulauan Seribu Selatan. Pulau Tidung ini terbagi dua yaitu, Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil.

Di antara Pulau Tidung Besar dan Tidung Kecil ada jembatan fenomenal yaitu “Jembatan Cinta” yang bisa dilewati sambil melihat keindahan lautan yang biru dan menikmati sunset yang indah.

Di dekat Jembatan Cinta, wisatawan bisa menikmati permainan seru banana boat. Di Pulau Tidung, wisatawan bisa melakukan snorkeling dan berkeliling pulau dengan mengayuh sepeda. Menuju Pulau Tidung perjalanan sekitar tiga jam dari Muara Angke.

Pulau Pramuka

Pulau Pramuka menyuguhkan keindahan alam terutama bahari bawah laut yang luar biasa indah dan masih terjaga, Pulau ini cocok sebagai spot snorkeling.

Pulau Pramuka terkenal sebagai lokasi penangkaran penyu. Di pulau ini, Anda juga dapat melihat keindahan terumbu karang dan ikan-ikan karang berwarna-warni. Pastinya sebuah pengalaman tak terlupakan dengan mengintip kehidupan bawah laut yang masih terjaga.

Tempat ideal untuk snorkeling, berenang dan menyelam lainnya di Kepulauan Seribu yaitu Pulau Perak yang eksotik. Pulau Perak memiliki bibir pantai dengan hamparan pasir putih yang bersih. Air lautnya bening kebiru-biruan karena lokasinya jauh dari Kota Jakarta sehingga bebas polusi.

Pulau Harapan

Pulau Harapan merupakan spot snorkeling yang paling eksotis di Kepulauan Seribu. Pulau ini memiliki bibir pantai yang putih kebiruan, dengan air laut yang teramat jernih. Pasir pantainya juga berwarna putih yang indah.

Jika wisatawan ingin mengunjungi pulau yang lebih jauh lagi dari Pulau Pari, Pulau Tidung dan Pulau Pramuka, maka Pulau Harapan menjadi pilihan wisata yang tepat. Di antara sekian banyak spot snorkeling di Kepulauan Seribu, Pulau Harapan merupakan tempat yang paling eksotis. Bibir pantainya putih kebiruan, dengan air laut yang teramat jernih. Pasir pantainya juga berwarna putih indah.

Sementara beberapa pulau yang dijadikan pulau wisata seperti Pulau Bidadari, Pulau Kotok Besar, Pulau Onrust, Pulau Puteri, Pulau Matari, Pulau Sepa, dan lain-lain.

Pulau Bidadari

Pulau Bidadari yang lokasinya hanya 15 km atau sekitar 30 menit dari Dermaga Marina Ancol, wisatawan dapat berenang bersama lumba-lumba, serta melihat keindahan bawah laut. Wisatawan juga dapat menyusuri bangunan peninggalan Belanda seperti Benteng Martello, andong dan meriam. Di pulau ini juga terdapat benteng peninggalan Portugis dari abad ke-17.

Di depan Pulau Bidadari ada Pulau Onrust yang disebut juga Pulau Kapal. Diberi nama onrust karena pulau ini tidak pernah tenang dan selalu sibuk siang dan malam hari. Di jaman Belanda pulau seluas 12 hektar ini dijadikan basis penting sejak tahun 1618.

Pulau Kotok

Kepulauan Seribu juga dikenal dengan habitat elang bondol-nya, yang merupakan mascot Provinsi DKI Jakarta. Habitat elang bondol dapat ditemui di Pulau Kotok, yakni pulau atol tropis dengan vegetasi yang masih asli, laut jernih dan batu karang warna-warni. Pulau ini menjadi tempat konservasi burung elang bondol. Hewan endemik Jakarta dengan nama Latin Haliastur Indus ini memiliki ciri khas warna putih pada kepala hingga sebagian dada ini terancam punah.

Lalu Pulau Kelor yang letaknya berdekatan dengan Pulau Onrust dan Pulau Bidadari yang memiliki peninggalan Belanda berupa galangan kapal dan benteng yang dibangun VOC.

Pulau Edam yang disebut juga Pulau Monyet terletak tidak jauh dari Tanjung Priok. Di pulau ini terdapat mercusuar vast licht setinggi 65 meter.

Saat ini Pulau Cipir, Pulau Bidadari, Pulau Kelor dan Pulau Edam, dan Pulau Onrust menjadi Suaka Taman Purbakala Kepulauan Seribu.

Pulau Rambut

Sementara jika ingin melihat habitat 20.000 burung wisatawan dapat berkunjung ke Pulau Rambut, yang dikenal juga dengan Pulau Kerajaan Burung, yang terletak di sebelah barat Jakarta. Di bulan Maret hingga September jumlah burung meningkat menjadi 50.000 burung, yang diperkirakan datang dari Australia.

Pulau seluas 45 hektar ditumbuhi hutan bakau yang rimbun dan terumbu karang yang indah. Pulau ini ditetapkan sebagai cagar alam burung.

Pulau Putri

Resort di Pulau Putri menjadi favorit karena lokasinya strategis. Spot wisata yang dihadirkan pulau resort Pulau Putri adalah tunnel aquarium, yaitu sebuah bangunan terowongan dari kaca untuk melihat terumbu karang, ikan, biota laut lainnya yang alami di perairan sekitar pulau. Tersedia juga fasilitas sunset trip dengan transportasi kapal pesiar yang berangkat setiap hari pukul 17.00 WIB untuk mengelilingi pulau sekitar selama satu jam menikmati sunset.

Tak jauh dari Pulau Putri ada Pulau Sepa, wisatawan dapat menikmati panorama laut. Keunggulan Pulau Sepa dalah bibir pantai yang landau dan pasir putih yang luas. Di Pulau seluas 7 hektar ini, wisatawan dapat melakukan snorkeling atau diving untuk menikmati keindahan warna-warni ikan dan terumbu karang. Selain itu Anda juga bisa melihat penangkaran penyu sisik (Eretnochelys imbricate). Penyu sisik memiliki bentuk mulut menyerupai paruh burung.

Pulau Macan

Pulau Macan sungguh eksotis dengan lautan berwarna biru kehijauan. Layaknya Maldives, di Pulau Macan terdapat resort di bibir pantai yang indah, yang berkonsep eco resort atau eco village. Di sini wisatawan dapat memilih nuansa pedesaan, nuansa alami kayu, nuansa camping dan lain-lain. Wisatawan dapat menikmati watersport yang menguji nyali seperti canoe, snorkeling, diving dan wind surfing.

Kepulauan Seribu juga memiliki zona konservasi berupa taman nasional laut yang diberi nama Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu. Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu ini memiliki luas wilayah 107.489 hektar dengan sekitar 44 buah pulau.

Dari pulau-pulau lain, bila ingin menginap menikmati camping di pulau di tengah laut, cocok bila mengunjungi Pulau Dolphin yang eksotis. Lokasinya yang masih sepi dan alami membuat pulau ini cocok dijadikan tempat camping yang asyik.

Menuju Kepulauan Seribu, dari berbagai daerah bahkan dari luar negeri bisa terbang menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta. Untuk menuju Kepulauan Seribu, dari bandara bisa menuju Dermaga Marina Ancol ataupun Dermaga Muara Angke. Lamanya perjalanan ke setiap pulau tergantung pada jarak, keadaan cuaca dan kecepatan kapal yang dinaiki. Pemberangkatan dari Marina Ancol pada jam 08.00 atau 09.00, dan kembali menuju Marina Ancol pukul 13.30 dan 14.00.

Misalnya untuk ke Pulau Perak, menggunakan kapal dari Muara Angke selama 4-5 jam menuju Pulau Harapan. Lalu dari Pulau Harapan menuju Pulau Perak dengan menyewa boat selama 30 menit. Menuju Pulau Perak juga bisa dari dermaga Marina Ancol selama 1,5 hingga 2 jam perjalanan. Atau untuk ke Pulau Pari yang letaknya hanya 2 jam perjalanan dari Dermaga Kali Adem, Muara Angke atau hanya satu jam perjalanan menaiki speedboat dari Marina Ancol. (*)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *